PENGERTIAN VGA CARD
VGA (Video Graphics Accelerator) card adalah salah satu komponen komputer yg mutlak harus ada.
FUNGSI VGA CARD
Fungsinya mengolah data graphis unt ditampilkan di layar monitor. Sebetulnya VGA card merupakan satu unit "komputer mini" karena komponen ini memiliki sebuah prosesor (disebut GPU alias Graphics Processing Unit) dan membutuhkan memory juga.
Disebut VGA card krn komponen ini memang berbentuk spt kartu yg di"tancap"kan pada motherboard (mobo) melalui satu slot yg khusus unt itu. Krn VGA card memiliki prosesor yg mengeluarkan panas saat beroperasi, maka pasti ada perangkat pendinginnya, bisa berupa sirip² logam dgn pipa² penghantar panas (heatpipe) atau berupa kipas pendingin (Heat Sink Fan/HSF).
Tak jarang VGA card ini sudah terintegrasi jadi satu dgn mobo, atau istilahnya VGA OnBoard (OB). Mobo dgn VGA OB tentu saja tdk lagi membutuhkan VGA card tambahan, kecuali bila VGA OB nya dirasa "kurang canggih", masih bisa dipasang VGA card tambahan (add-on).
MACAM MACAM VGA CARD
VGA OB vs VGA add-on
Mau tak mau kita mesti membandingan 2 macam VGA ini. Pilihan mana yg harus kita ambil akan sangat tergantung dari kebutuhan kita atau kegunaan utama dari komputer itu sendiri.
Berikut adalah beberapa poin keunggulan VGA OB dibanding VGA add-on:
- VGA OB sudah terintegrasi dgn mobonya sehingga dipastikan tdk akan terjadi masalah ketidaksesuaian antara mobo dan VGA. Meskipun kasus ketidaksesuaian ini sangat jarang dijumpai, tapi kadang terjadi juga pada bbrp jenis dan merk mobo dgn VGA type dan merk tertentu.
- Harga mobo dgn VGA OB hampir sama, atau unt bbrp type/merk, bahkan lbh murah ketimbang mobo tanpa VGA. Jadi boleh dikatakan kita mendapat VGA "gratis". Ini bisa menjadi solusi yg ekonomis untuk budget yg terbatas.
- VGA OB tidak memiliki memory sendiri (tapi sekarang ini bbrp produsen mobo sdh ada yg menambahkan memory tersendiri atau sideport memory khusus unt VGA OB) . Dia hrs berbagi (share) dgn memory (RAM) yg terpasang di mobo. Akibatnya kapasitas RAM akan berkurang. Pada sistem dgn RAM terbatas, hal ini kan mempengaruhi kinerja komputer secara keseluruhan.
- Kinerja VGA OB relatif lbh rendah dibanding VGA add-on. Tolong hati² menafsirkan pernyataan ini. Kinerja VGA OB sama sekali tidak buruk, namun kemampuannya tentu saja agak terbatas, terutama unt aplikasi² yg membutuhkan kinerja VGA yg tinggi, contohnya main game 3D keluaran terbaru. Tapi dibanding dgn VGA add-on kelas bawah, boleh dikatakan VGA OB dewasa ini masih mampu mengimbangi bahkan mengunggulinya.
- Mobo dgn VGA OB biasanya ukurannya lbh kecil bbrp centimeter dibanding mobo tanpa VGA. Ukuran yg lbh kecil ini biasa disebut microATX (mATX). Ini dimaksudkan unt memangkas biaya pembuatannya (krn mobo dgn VGA OB ditujukan unt kelas berbudget rendah). Konsekuensinya, jumlah expansion slots (slot² unt komponen tambahan spt modem internal, TV tuner internal dll) juga lbh sedikit dibanding mobo tanpa VGA. Tapi ada juga bbrp merk mobo dgn VGA OB yg memiliki ukuran "normal" (ATX), walaupun sangat jarang ditemui.
Bila pasar prosesor dikuasai oleh 2 raksasa yakni Intel & AMD, maka pasar VGA juga didominasi oleh 2 pemain besar, ATI & NVidia. Kebetulan ATI bbrp waktu yg lalu telah diakuisisi oleh AMD. Secara umum kinerja VGA buatan ATI dan NVidia cukup berimbang pada kelas yg sama. Harganya pun relatif sebanding. Masing² memiliki kelebihan dan kekurangan.
Sampai hari ini, ATI masih lbh unggul di aspek Image Quality (IQ atau kualitas gambar) sedang NVidia lbh unggul di kinerja 3D frame rates (kecepatan penampilan frame per detik). Sekali lagi tolong hati² menafsirkan pernyataan ini. Bukan berarti ATI kinerja 3D nya jelek atau sebaliknya NVidia IQnya buruk. Unt main game 3D, ATI bisa digunakan dgn baik juga. Demikian pula NVidia masih cukup prima tampilannya unt menonton DVD High Definition.
Dan dari waktu ke waktu, masing² produsen akan berupaya mengatasi kekurangannya shg suatu saat tdk lama lagi, kita bisa melihat keduanya berimbang dlm semua aspek. Sampai hal itu terjadi, ada baiknya bila komputer banyak dipakai unt design graphics atau menonton film, VGA card ATI adalah pilihan yg lbh baik, namun jika komputer banyak dipakai unt main game 3D, apalagi keluaran terbaru, VGA NVidia bisa menjadi pilihan yg lbh pas.
Tips memilih VGA add-on yg sesuai
Faktor pertama yg hrs diperhatikan adalah jenis slotnya hrs sama dgn slot yg ada di mobo. Ada 2 jenis slot unt VGA, AGP dan PCI-Express (PCI-E). Jenis slot AGP sudah sangat jarang dijumpai pada mobo keluaran terbaru. Jenis ini banyak digunakan oleh mobo yg sdh agak "uzur". Dewasa ini, sebagian besar mobo menggunakan slot PCI-E.
Faktor lain adalah karakteristik atau spesifikasi VGA nya. 3 hal yg perlu diperhatikan dari spesifikasi VGA adalah kapasitas memory, jenis memory dan lebar jalur komunikasi (buswidth). Sebagai contoh ada VGA dgn spesifikasi 256 MB DDR3 128 bit. 256 MB artinya besarnya memory VGA tsb, ini berpengaruh lbh pada tingginya resolusi yg mampu didukung oleh VGA itu. Apabila hendak menggunakan monitor ukuran besar (yg tentu saja resolusinya juga tinggi) maka kapasitas memory VGAnya juga hrs lbh besar. DDR3 adalah jenis memory yg mengacu pada kecepatan aksesnya. DDR3 tentu relatif lbh cepat aksesnya bila dibanding DDR2. 128 bit adalah lebar jalurnya, semakin lebar jalurnya, semakin banyak pula data yg bisa lewat dalam satu waktu. Ibaratnya sama dgn gerbang jalan toll, semakin banyak gerbangnya semakin banyak pula mobil yg bisa lewat, semakin pendek antrean, semakin cepat pula sampai di tujuan.
Tentu saja tdk boleh dilupakan adalah type GPU nya sendiri. Sama seperti prosesor, GPU juga memiliki kecepatan (core clock) yg diukur dgn satuan MHz. Bahkan persis spt prosesor, sekarang pun sdh ada GPU yg memilili lbh dari 1 inti. Kita tdk akan membahas terlampau teknis soal GPU ini. Intinya GPU generasi yg lbh baru perfromanya juga lbh bagus dibanding generasi yg lama (asal spesifikasi memorynya sebanding).
Faktor lain yg juga hrs diperhatikan adalah port keluarannya. Ada yg masih D-Sub (port yg lazim digunakan pada monitor CRT), ada yg DVI (biasanya untuk bbrp jenis monitor LCD) dan bahkan ada yg HDMI (unt monitor LCD High Definition). Sering pula ada port S-Video, yaitu port berbentuk bulat untuk dihubungkan dgn pesawat TV yg difungsikan sbg monitor. Pada bbrp jenis VGA bahkan ada yg sdh mendukung lbh dari 1 monitor.
Fitur² yg didukung oleh VGA juga perlu dipertimbangkan. Misalnya fitur dukungan thd DirectX (DX) versi tertentu. Ini hrs kompatibel dgn sistem operasi atau aplikasi yg akan digunakan agar tampilan gambar lbh sempurna. Versi terbaru dari DirectX adalah DX10. Apabila anda menggunakan sistem operasi Windows Vista, pilihlah VGA yg sdh support DX10. Umumnya VGA generasi terbaru sdh mendukung DX10.


Video Graphics Adapter Card Pengenalan Cara kerja Kartu Grafis (1)
Gambar yang anda lihat pada monitor tercipta dari titik-titik kecil yang disebut pixel. Biasa pada setting resolusi, layar display terdiri atas ber milyard-milyard pixel, dan komputer bertugas menyusunnya untuk menciptakan sebuah gambar atau citra. Untuk melakukan ini memerlukan penterjemah – sesuatu untuk mengambil data binary dari CPU (central Processing Unit) dan mengubahnya menjadi gambar yang dapat Anda lihat. Kecuali komputer memiliki kemampuan pengolah grafis pada motherboardnya, penterjemah itu mengantikan tugas Graphics Card/kartu grafis.
Graphics card membentuk gambar kawat frame, kemudian mengisinya dan menambahkan tekstur dan bayangan.
Kinerja kartu grafis sangatlah komplex, tapi prinsip dasar dan komponennya mudah untuk dimengerti. Saat ini kita coba melihat bagian dasar dari sebuah video card dan apa saja yang kita kerjakan. Kita juga akan memeriksa faktor-faktor yang bekerja sama untuk menjadikannya graphics card yang cepat dan efisien.
Konsep dasar Kartu Grafis/Grapics Card
Bayangkan sebuah komputer sebagai sebuah perusahaan yang memiliki departemen kesenian sendiri. Ketika perusahaan menginginkan sebuah karya seni, mereka mengirimkan permintaan kepada departemen seni. Departemen seni itu memutuskan bagaimana cara mereka menciptakan karya tersebut lalu menuangkan pada sebuah hasil/gambar. Dan hasil akhir ini tercipta dan menjadi gambar yang dapat dilihat.
Keempat komponen dasar dari sebuah kartu grafis yang terkoneksi pada motherboard dan monitor, processor dan memory.
Sebuah kartu grafis bekerja pada prinsip dasar yang sama. CPU, bekerja dengan rangkaian software aplikasi, mengirimkan informasi gambar ke kartu grafis. Kemudian kartu grafis menentukan bagaimana cara mengolah pixel-pixel tersebut ke layar untuk menciptakan sebuah gambar. Lalu mengirimkan informasi itu ke layar monitor melalui kabel.
Menciptakan gambar dari data binary adalah proses permintaan. Untuk membuat gambar 3D (3 Demensi), pada petama-tama kartu grafis membuat wire frame keluar dari garis lurus. Kemudian, melakukan proses raster pada gambar (mengisinya dengan pixel-pixel). Proses ini juga memberikan pencahayaan, tekstur, dan pewarnaan. Untuk langkah cepat proses game, komputer harus melalui proses ini enam kali per detik. Tanpa sebuah kartu grafis. Tanpa menggunakan sebuah kartu grafis sebuah komputer akan mendapatkan beban yang berlebihan untuk menyelesaikan tugas kalkulasi.
Sebuah Kartu Grafis dapat menyelesaikan tugas ini untuk empat komponen utama.
- Koneksi Motherboard untuk data dan power.
- Processor untuk memutuskan apa yang harus dikerjakan untuk tiap pixel yang ada dilayar
- Memori untuk menyimpan informasi tentang masing-masing pixel dan sebagai tempat menyimpan sementara gambar-gambar yg telah selesai diproses.
- Koneksi ke monitor untuk melihat hasil akhir.
Processor dan Memory
Seperti Motherboard, sebuah kartu grafis dicetak diatas sebuah papan sirkuit yang memiliki tempat untuk processor dan RAM.. Juga memiliki input/output system (BIOS) chip, yang menyimpan setting kartu grafis dan menampilkan diagnosa pada memory, input dan output pada startup.
Sebuah processor kartu grafis, dikenal sebagai GPU (Graphics Processing Unit), adalah sama mirip dengan processor pada CPU, meskipun sebuah GPU didesign khusus untuk menyelesaikan sebuah perhitungan matematika yang kompleks dan kalkulasi geometrik yang sangat diperlukan untuk rendering grafis. Beberapa GPU tercepat saat ini memiliki transistor lebih banyak dari pada milik CPU pada umumnya. Sebuah GPU menghasilkan panas yang tinggi, jadi biasa diberikan sebuah kipas sendiri untuk mendinginkannya.
Papan pendingin atau Kipas menjaga processor sebuah kartu grafis dari panas yang berlebihan.
Dalam penjumlahan pada setiap proses power, sebuahGPU menggunakan program khusus untuk membantu menganalisa dan mengerjakan data. ATI dan nVidia mayoritas memproduksi GPU yg sangat cepat ke pasaran, dan kedua perusahaan telah mengembangkan peningkatan pada performa GPU masing-masing. Untuk meningkatkan hasil kualitas gambar, processors menggunakan :
• Full scene anti aliasing (FSAA), yang digunakan untuk memperhalus tepian pada objek 3-Demensi
• Anisotropic filtering (AF), yang digunakan supaya gambar terlihat segar dan kering.
Setiap perusahaan memiliki spesifik teknik pengembangan unutk membantu GPU menggunakan warna, bayangan, texture, pettern.
Saat GPU mengerjakan gambar, memerlukan sebuah tempat untuk menaruh informasi dan gambar yang telah selesai diproses. Untuk fungsi ini digunakanlah RAM yang juga berfunsi sebagai Frame Buffer, dalam artian RAM digunakan untuk menaruh informasi dan gambar yang telah selesai diproses sampai saatnya untuk menampilkannya. Video RAM biasanya beroperasi pada kecepatan yang sangat tinggi dan mempunyai dual ported, dalam arti lain system dapat membaca dan menulisnya pada RAM pada waktu yang sama.
RAM terhubung langsung pada digital-to-analog converter, biasa disebut DAC. Converter ini juga biasa disebut RAMDAC, menterjemahkan image ke signal analog yang bisa digunakan oleh monitor. Beberapa kartu grafis memiliki multiple RAMDACs, yang dapat meningkatkan performa dan support lebih dari satu monitor.
RAMDAC mengirimkan gambar final kepada monitor melalui kabel.
Input dan Output
Kartu Grafis dihubungkan pada komputer melalui motherboard. Motherboard mensuplai tenaga listrik kepada kartu grafis dan menjembatani komunikasi dengan CPU. Kartu Grafis terbaru biasanya memerlukan tenaga listrik lebih dari yang dapat disediakan oleh motherboard, jadi mereka juga mempunyai sambungan langsung ke computer power supply.
Koneksi ke motherboard biasa menggunakan salah satu dari ketiga interface ini:
• Peripheral component interconnect (PCI)
• Advanced graphics port (AGP)
• PCI Express (PCIe)
PCI Express adalah yang paling baru dan menyediakan transfer tercepat antara kartu grafis dan motherboard. PCIe juga support untuk dua kartu grafis pada komputer yang sama.
Kebanyakan Kartu Grafis mempunyai dua koneksi monitor, yang salah satunya menggunakan konektor DVI, yang support layar LCD, dan yang satu lagi adalah konektor VGA, yang mensupport layar CRT. Beberapa kartu grafis lebih memilih memiliki dua konektor DVI. Akan tetapi tetap dapat disambungkan pada layar CRT; layar CRT dapat dihubungkan pada port DVI melalui adapter.
Kebanyakan orang menggunakan salah satu dari dua koneksi yang disediakan oleh kartu grafis. Anda yang memerlukan menggunakan dua monitor dapat membeli kartu grafis yang memiliki dual head capability, yang berguana membagi gambar antara dua layar. Sebuah komputer dengan dual head, PCIe-memungkinkan kartu grafis secara teoritis dapat mensupport sampai empat monitor.
Pada ruangan untuk koneksi untuk motherboard dan monitor, beberapa kartu grafis memiliki konesi untuk:
• Display TV: TV-out or S-video
• Analog Kamera Video: ViVo or video in/video out
• Kamera Digital: FireWire or USB
• Beberapa kartu juga incorporate TV tuners.
What Makes a Good Graphics Card?
A top-of-the-line graphics card is easy to spot. It has lots of memory and a fast processor. Often, it's also more visually appealing than anything else that's intended to go inside a computer's case. Lots of high-performance video cards are illustrated or have decorative fans or heat sinks.
Apa yang mempengaruhi Kartu Grafis yang baik?
Pada dasarnya kartu grafis sangatlah mudah untuk dikenali. Dia memiliki banyak memory dan processor yang sangat cepat. Seringkali tampak lebih mencolok secara visual dari dalam kotak CPU. Banyak Video Cards dengan performa tinggi ditambahkan dengan dekorasi kipas atau papan pendingin.
But a high-end card provides more power than most people really need. People who use their computers primarily for e-mail, word processing or Web surfing can find all the necessary graphics support on a motherboard with integrated graphics. A mid-range card is sufficient for most casual gamers. People who need the power of a high-end card include gaming enthusiasts and people who do lots of 3-D graphic work.
Akan tetapi Kartu Grafis high-end menyediakan lebih banyak tenaga daripada yang diperlukan. Mereka yang biasa menggunakan komputer untuk keperluan-keperluan download e-mail, pengolahan dokumen atau menjelajah internet, cukup bisa mendapatkan semua keperluan grafis dari motherboard yang telah terintergrasi dengan kartu grafis. Kartu grafis tingkat menengah, dapat digunakan untuk kebanyakan games. Mereka yang membutuhkan kekuatan dari Kartu grafis high-end adalah para mania game dan orang-orang yang bekerja dengan pekerjaan 3-Demensi.
Salah satu kartu grafis, seperti ATI All-in-wonder, termasuk koneksi untuk televisi dan juga video seperti TV tunner.
Ukuran untuk performa secara keseluruhan pada Kartu grafis adalah Frame Rate langkah dalam Frame per Second (FPS). Frame rate mendiskripsikan berapa banyak gambar yang telah selesai diproses oleh kartu grafis yang dapat ditampilkan tiap detiknya. Mata manusia dapat memproses sekitar 25 frames tiap detiknya, akan tetapi game action yang cepat memerlukan sedikitnya 60 FPS agar dapat menampilkan animasi yang halus secara beruntun. Komponen dari Frame rate adalah:
• Segitiga atau vertex per detik : 3-Demensi dibuat oleh segitiga, ataupun polygon.
Ukuran ini mendiskripsikan betapa cepatnya GPU dapat mengkalkulasi seluruh polygon ataupun vertex. Dalam umumnya, ini menggambarkan betapa cepatnya Kartu grafis membangun sebuah gambar wire frame.
• Kecepatan pengisian Pixel: ini ukuran untuk mengambarkan berapa banyak pixel yang dapat diproses oleh GPU tiap detiknya, dimana dapat mengartikan betapa cepatnya ini dapat men rasterize sebuah gambar.
Sebuah Hardware kartu Grafis secara langsung mempengaruhi kecepatan. Ini adalah spesifikasi hardware yang banyak mempengaruhi kecepatan kartu grafis dan unit yang ada didalamnya:
• Kecepatan GPU clock (MHz)
• Besarnya memory bus (bits)
• Banyaknya memory yang tersedia (MB)
• Memory clock rate (MHz)
• Memory bandwidth (GB/s)
• RAMDAC speed (MHz)
Tentu saja Komputer CPU dan motherboard juga memainkan perannya, sejak kartu grafis yang super cepat tidak dapat diimbangi oleh kecepatan penderimaan data oleh motherboard, begitu juga sebaliknya, akan mempengaruhi peformanya.
Evolusi pada Kartu Grafis
Kartu Grafis sudah ada sejak pertama IBM memperkenalkannya pada 1981. Dikenal sebagai MDA (Monochrome Display Adapter), kartu itu hanya menampilkan text yang berwarna hijau ataupun putih diatas layar hitam. Sekarang, standart minimal untuk sebuah kartu grafis adalah VGA (Video Graphics Array), dengan 256 warna. Dengan performa standart yang tinggi seperti QXGA (Quantum Extended Graphics Array), sebuah kartu grafis terbaru dapat menampilkan bermilyard-milyard warna pada resolusi sampai 2040 x 1536 pixel.
Mengintegrasikan Grafis
Banyak motherboard yang telah terintegrasi dengan kamampuan proses grafis tanpa kartu grafis yang terpisah. Motherboard ini menangani image 2-Demensi dengan mudah, sehingga sangat ideal untuk daya produksi dan aplikasi internet. Memasang Kartu grafis yang terpisah keatas motherboard ini mengesampingkan fungsi proses grafis yang dimiliki oleh motherboard.
Konektor ADC
Pada satu saat, Apple membuat monitor yang menggunakan proprietary Apple Display Connector (ADC). Mesikipun monitor ini masih digunakan, monitor-monitor Apple yang baru menggunakan koneksi DVI .
DirectX and Open GL
DirectX dan Open GL adalah aplikasi program interface, atau APIs. Sebuah API membantu hardware dan software berkomunikasi lebih efesien dengan memberikan instruksi untuk tugas-tugas yang kompleks, seperti rendering 3-Demensi. Para Pengembang mengopimasikan graphics-intensive games untuk API secara spesifik. Ini karena game terbaru sering membutuhkan versi update dari DirectX atau Open GL untuk dapat bekerja secara baik.
APIs beda dengan drivers, driver adalah program yang memperbolehkan sebuah hardware untuk berkomunikasi dengan operating system pada komputer. Tapi dengan update dari API alat dan driver dapat membantu program untuk bekerja dengan baik.
Overclocking
Beberapa orang memilih untuk melakukan improvisasi sendiri performa Kartu grafis mereka menggunakan manual setting mempercepat clock untuk kecepatan yang lebih tinggi, ini dikenal sebagai overclocking. Mereka biasa melakukan overclock memory, sejak overclocking pada GPU dapat menyebabkan panas yang berlebihan. Sementara overclocking dapat menghasilkan performa yang lebih baik, ini juga membatalkan garansi produk.
PRODUSEN VGA CARD
EVGA sudah cukup kondang di luar negeri sebagai produsen VGA card, terutama untuk seri-seri teratasnya yaitu KO dan CO yang biasanya dilengkapi dengan core pilihan, memori yang lebih cepat dan heatsink berbahan copper. Seperti telah disebutkan dalam review sebelumnya, bahwa sebagai pengganti seri 6600 di kelas menengah nVidia mengeluarkan seri 7600 yang terdiri dari 7600 GS dan 7600 GT.
Beberapa waktu lalu OprekPC kedatangan salah satu VGA card andalan EVGA yaitu 7600 GT KO. Sebelum melanjutkan, kami mengucapkan terima kasih kepada Sempurna yang telah meminjamkan VGA card ini dan juga motherboard DFI 590 SLI, serta kepada Bilukom yang telah meminjamkan memori Mushkin 2x 512 MB DDR2 PC5300. Motherboard dan memori tersebut kami gunakan dalam test bed untuk menguji VGA card ini.
Kemasan dan Bundel
Karena merupakan produk unggulan, maka paket yang kami terima dapat dibilang sangat rapi dan menarik. Selain kardus yang terbuat dari bahan yang tebal, juga bagian dalam dilindungi dengan plastik transparan yang cukup tebal juga sehingga card terlindungi dari guncangan dan benturan dengan komponen-komponen lain dalam bundel, seperti kabel dan konektor DVI-analog.
Di dalam kemasannya tersedia kabel S-Video D-sub, kabel S-video to RCA, 2 buah DVI converter, buku manual yang digabungkan dengan CD driver dan software. Sangat disayangkan tidak adanya bundel game, padahal di kemasan depan tertulis bahwa kartu grafis ini ditujukan untuk extreme gaming.

Spesifikasi
Jika dilihat secara sekilas, EVGA 7600 GT KO ini tidak berbeda dengan 7600 GT yang biasanya. Tapi jika diperhatikan lebih teliti maka akan terlihat perbedaannya, yaitu banyak menggunakan solid capasitor yang menjamin daya lebih stabil dan heatsinknya yang terbuat dari tembaga (copper).
Core yang digunakan seperti pada gambar di bawah ini adalah G73 dengan revisi A2.
Sedangkan memori yang digunakan adalah Infineon 1.4 ns.

MACAM-MACAM MEMORY
Kartu VGA menggunakan beberapa macam memori seperti: • DRAM (Dynamic RAM) berkecepatan 80 ns atau 70 ns, ada juga MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang menggunakan DRAM berlapis. DRAM digunakan pada banyak kartu grafik 8, 16, atau 32 bit. Penggunaan DRAM ditujukan untuk komputer tingkat entry level, yang tidak memerlukan kecepatan tinggi dan warna yang banyak. • EDO RAM berkecepatan 60 ns sampai 35 ns, EDO RAM banyak ditemui pada kartu grafik 64 bit. EDO RAM yang umum dipakai mempunyai speed 60 MHz 60/40ns. Contoh kartu VGA yang menggunakan memori EDO adalah WinFast S280/S600 3D, Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64, dsb. • VRAM (Video RAM) berkecepatan 20 atau 10 ns, VRAM lebih mahal dibandingkan DRAM karena VRAM lebih cepat dari DRAM. Penggunaan VRAM pada kartu VGA ditujukan untuk komputer kelas atas. VRAM biasa dipasang pada VGA yang dikonsentrasikan untuk desain grafis. Contoh kartu VGA yang menggunakan VRAM adalah Diamond Fire GL, Diamond Stealth 3000 3D, Diamond Stealth 64, dsb. • SGRAM (Synchronous Graphic RAM) berkecepatan kurang dari 10 ns, SGRAM pada kartu VGA juga berdasarkan pada teknologi SDRAM pada memori utama komputer. SGRAM banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi yang mempunyai kemampuan 3D accelerator. Contoh dari kartu VGA yang menggunakan SGRAM adalah Matrox MGA Millenium, Matrox Mystique 3D, Diamond Stealth II S220, Diamond Viper, ASUS 3D Explorer, ATI Rage II 3D Pro, dsb. • RAMBUS , penggunaan RAMBUS pada VGA card komputer masih sedikit (RAMBUS adalah memori yang digunakan pada mesin-mesin game Nintendo, Sega, sejauh ini hanya kartu grafik produksi Creative Labs (MA-302, MA-332 Graphic Blaster 3D dan Graphic Blaster xXtreme) yang menggunakannya.
JENIS-JENIS VGA CARD
VGA Card Komputer jenis PCIE, AGP, GForce, ATI Radeon
.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar